Tuhan...
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir
Tuhan...
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi
Tuhan...
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu
Tuhan...
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Tuhan...
Ketika aku berucap aku cinta padamu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu
Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segala
TuhanKU
Hidupku
Suatu tujuan yang masih samar
Dimana, kemana, bagaimana?
Aku masih bingung,
Cita- Cita, do'a dan usaha
Itulah hidupku???
Usia ini,,
Tak terasa ajal sudah mendekat
Kapan, dimana aku tidak tau
terasa sesak dadaku ini
Kala dosa-dosa itu kembali
Ampunilah aku,,,
aku berada di ruang ini dengan cinta, agar kau kenang nantinya, bahwa cinta punya ruang dan dimensi...
NOVEMBER
November yang tabah,
di guyur hujan yang basah,
tanah merah,
merekah,
merindu desah yang berulang tiap masa,
November yang tabah,
tak pernah banyak ulah,
tak ada banjir yang tak punya hikmah,
tak ada badai yang tak punya berkah,
November yang tabah,
menantang panas global yang merah,
hujan asam,
di selingi mentari terik menikam,
sementara pelangi,
tak pernah muncul lagi,
bersembunyi dan mati suri,
November yang sebelas,
meranggas,
dikuburnya dendam yang panas,
atas dosa-dosa penguasa yang bringas,
November tetap deras,
airmatanya dikuras,
do'anya, tak putus,
menerus,
November serak,
sendu mengisak,
November,
di guyur hujan yang basah,
tanah merah,
merekah,
merindu desah yang berulang tiap masa,
November yang tabah,
tak pernah banyak ulah,
tak ada banjir yang tak punya hikmah,
tak ada badai yang tak punya berkah,
November yang tabah,
menantang panas global yang merah,
hujan asam,
di selingi mentari terik menikam,
sementara pelangi,
tak pernah muncul lagi,
bersembunyi dan mati suri,
November yang sebelas,
meranggas,
dikuburnya dendam yang panas,
atas dosa-dosa penguasa yang bringas,
November tetap deras,
airmatanya dikuras,
do'anya, tak putus,
menerus,
November serak,
sendu mengisak,
November,
arah
terlalu berat kubawa beban ini,
semesta tertawa karenanya,
tunjukan arah agar aku tak ragu melangkah,
cinta ini harus di tuntaskan,
suka atau pun tidak !!!
semesta tertawa karenanya,
tunjukan arah agar aku tak ragu melangkah,
cinta ini harus di tuntaskan,
suka atau pun tidak !!!
Cermin...
disini terlalu banyak aurat
terlalu banyak syahwat
sementara aku harus terus menuju barat
tuhan,
aku sudah termehek-mehek mendekatiMu
termehek-mehek pula aku menjauhiMu
seringnya aku melupakanMu dalam sembahku
dan jua mengingatMu dalam maksiatku
aku harus bagaimana lagi agar Kau senang,
agar aku juga senang
tetapkanlah hati ini agar terus menyembahMu,
meski hati ini sering juga mempermainkanMu
terlalu banyak syahwat
sementara aku harus terus menuju barat
tuhan,
aku sudah termehek-mehek mendekatiMu
termehek-mehek pula aku menjauhiMu
seringnya aku melupakanMu dalam sembahku
dan jua mengingatMu dalam maksiatku
aku harus bagaimana lagi agar Kau senang,
agar aku juga senang
tetapkanlah hati ini agar terus menyembahMu,
meski hati ini sering juga mempermainkanMu
Langganan:
Postingan (Atom)