DELETE

Mengawali 2012...

karena sebab yang tak ingin ku ungkap,
semua wajah harus kulupa,
semua gambar harus kubuyar,
semua kenangan harus kuhapuskan...

semua cuma untuknya
untuk Dia

semoga bisa lebih baik untuknya
untuk Dia

....

Macet yang santai

Senin ini, 19 Desember 2011, berangkat ke tempat ngajar jam 6.45. Dari arah buaran pas di tikungan pertigaan jalan Delima perumnas klender terjadi penumpukan kendaraan. Macet Luar Biasa. Kendaraan tidak bergerak sedikitpun selama hampir 15 menit.

Alhamdulillah, karena di tempat ngajar tidak ada KBM efektif, saya hanya berseru menghadapi macet itu dengan ... "Santai" sambil menikmati kue yang sudah saya beli sehabis mengantar istri. Ada gemblong dan kue cucur yang saya makan menikmati macet itu.

Ternyata macet itu indah, jika kita memandangnya juga indah. Kepingin juga nanti kalau ada macet lagi, tinggal gelaran tiker dan menikmati sarapan pagi...

Dalam Doaku

Karya : Sapardi Djoko Damono

Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang
semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana

Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung
gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu
bunga jambu, yang tiba-tiba gelisah dan
terbang lalu hinggap di dahan mangga itu

Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang
turun sangat perlahan dari nun di sana, bersijingkat
di jalan kecil itu, menyusup di celah-celah jendela dan pintu
dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit
yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia
demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi
bagi kehidupanku

Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu